Derby Mataram selalu menghadirkan bara api. Bukan sekadar tiga poin yang dipertaruhkan, melainkan harga diri dan kebanggaan. Jumat ini, PSIM Yogyakarta menjamu Persis Solo di tengah situasi yang sama-sama genting. Laskar Mataram berjuang untuk kembali ke jalur kemenangan setelah tren negatif, sementara Laskar Sambernyawa datang dengan luka menganga akibat serangkaian kekalahan.
Tekanan jelas berada di pundak kedua tim. Kekalahan akan semakin menjerumuskan mereka ke papan bawah, sementara kemenangan bisa menjadi momentum kebangkitan. Pertanyaannya, siapa yang mampu memanfaatkan tekanan ini menjadi energi positif di lapangan?
Analisis Performa PSIM Yogyakarta
Performa PSIM Yogyakarta bagaikan roller coaster dalam lima pertandingan terakhir. Dua kemenangan, satu hasil seri, dan dua kekalahan (S-M-M-K-K) menggambarkan inkonsistensi yang menjadi momok. Meski mampu mencetak rata-rata 1.4 gol per laga, rapuhnya lini belakang yang juga kebobolan 1.4 gol per laga menjadi masalah yang harus segera diatasi.
Konsistensi di lini depan bergantung pada performa gemilang sang striker andalan. Namun, tanpa dukungan solid dari lini tengah dan pertahanan yang kokoh, sulit bagi PSIM Yogyakarta untuk meraih hasil maksimal. Dua clean sheet dalam lima laga menunjukkan potensi pertahanan mereka, namun masih perlu ditingkatkan konsistensinya. Kekalahan beruntun di dua laga terakhir jelas memukul mental pemain, dan mereka harus segera bangkit di laga krusial ini.
Analisis Performa Persis Solo
Kondisi Persis Solo jauh lebih memprihatinkan. Empat kekalahan dan hanya satu kemenangan dalam lima laga terakhir (K-K-M-K-K) menempatkan mereka dalam situasi yang sangat sulit. Lini depan kurang menggigit dengan rata-rata hanya 1.0 gol per laga, sementara lini belakang menjadi bulan-bulanan lawan dengan rata-rata kebobolan 1.8 gol per laga. Fakta bahwa mereka belum mencatatkan clean sheet dalam lima laga terakhir semakin memperburuk keadaan.
Bermain di kandang PSIM Yogyakarta, Persis Solo harus berani keluar dari tekanan. Mereka harus menemukan kembali ketajaman di lini depan dan memperkuat pertahanan. Kemenangan di laga ini akan menjadi modal penting untuk mendongkrak moral tim dan menjauh dari zona degradasi.
Fakta Menarik & Statistik
- PSIM Yogyakarta mencatatkan 80% laga dengan banyak gol (lebih dari 2.5 gol) dalam 5 laga terakhir.
- Persis Solo belum mencatatkan clean sheet dalam 5 laga terakhir.
- Rata-rata gol per laga PSIM Yogyakarta sama dengan rata-rata kebobolannya (1.4 gol).
- Pertemuan terakhir kedua tim berakhir imbang dengan skor 2-2.
- Persis Solo hanya mencetak 1 gol per pertandingan dalam 5 laga terakhir.
Catatan Head to Head
Pertemuan antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo selalu menyajikan drama. Dalam satu-satunya pertemuan terakhir, kedua tim bermain imbang 2-2. Pertandingan tersebut diwarnai jual beli serangan dan tensi tinggi di sepanjang laga. Hasil imbang ini menunjukkan bahwa kedua tim memiliki kekuatan yang seimbang, namun juga memiliki celah yang bisa dimanfaatkan.
Meskipun hanya satu pertemuan yang tercatat, rivalitas antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo sudah mengakar kuat. Pertandingan ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang identitas dan kebanggaan daerah.
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Persis Solo
Berdasarkan data performa terkini, PSIM Yogyakarta sedikit lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan ini. Namun, Persis Solo memiliki potensi untuk memberikan kejutan. Pertandingan diprediksi akan berjalan ketat dan sengit, dengan kedua tim saling jual beli serangan.
Prediksi Skor: PSIM Yogyakarta 2 - 1 Persis Solo
Kemungkinan besar pertandingan akan menghasilkan banyak gol, mengingat catatan PSIM Yogyakarta yang sering terlibat dalam laga dengan lebih dari 2.5 gol. Kedua tim juga berpotensi untuk mencetak gol, mengingat rapuhnya lini belakang masing-masing.
Catatan: Prediksi ini merupakan analisis statistik berdasarkan data performa terkini. Hasil pertandingan sesungguhnya dapat berbeda.
Jadwal Pertandingan
Pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo akan berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026 di Markas PSIM Yogyakarta.







